Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung? Berikut Beberapa Faktanya!

Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung? Berikut Beberapa Faktanya!

Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung? Berikut Beberapa Faktanya!

Di lansir dari green-squalle.net, penyakit jantung sering di pandang sebagai kondisi yang lebih sering menyerang laki-laki. Anggapan ini memang tak bisa disalahkan. Sebab jika di rata-rata, laki-laki mengalami penyakit jantung mulai usia 65 tahun. Sementara perempuan umumnya baru mengalaminya pada usia 72 tahun.

Jadi, bisa di bilang bahwa risiko penyakit jantung pada laki-laki dan perempuan sama besarnya. Akan tetapi, ada sejumlah perbedaan kondisi yang di alami oleh kaum hawa. Di kutip dari IDN Poker APK, berikut ini penjelasannya!

1. Perempuan memiliki faktor risiko penyakit jantung yang tidak di alami laki-laki

Walaupun tingkat risiko penyakit jantung pada kedua jenis kelamin cenderung sama, perempuan memiliki sejumlah faktor risiko tambahan. Laki-laki tidak mengalami hal ini karena perbedaan kondisi kesehatan. Berikut ini beberapa faktor risiko yang di maksud:

  • Saat hamil, perempuan rentan mengalami diabetes gestasional yang meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Kehamilan juga berpotensi meningkatkan tekanan darah;
  • Hanya perempuan yang bisa mengalami endometriosis dan sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS). Keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Kanker payudara juga meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Menopause, estrogen yang menurun dapat membuat pembuluh darah mengecil.
  • Sementara faktor risiko lain yang lebih umum meliputi:
  • Merokok, baik aktif maupun pasif;
  • Riwayat penyakit jantung pada keluarga;
  • Penyakit yang melibatkan inflamasi seperti radang sendi, lupus, dan lainnya;
  • Jarang bergerak;
  • Stres dan depresi;
  • Diabetes.
2. Tanda-tanda penyakit jantung pada perempuan

Umumnya, penyakit jantung dit andai dengan rasa sakit dan tidak nyaman pada dada. Namun, ternyata kondisi tersebut jarang di alami oleh perempuan. Berikut ini tanda-tanda yang lebih sering mereka alami:

  • Rasa tak nyaman pada leher, rahang, pundak, punggung bagian atas, dan perut;
  • Mual dan muntah;
  • Berkeringat;
  • Sesak napas;
  • Rasa sakit pada lengan;
  • Kelelahan yang tak normal;
  • Pening dan pusing;
  • Gangguan pencernaan.

Tanda-tanda tersebut mirip dengan berbagai penyakit lain, sehingga sering tidak terdeteksi.

3. Tanda penyakit jantung lebih sering muncul ketika istirahat

Pada laki-laki, tanda penyakit jantung bisa muncul kapan saja, terutama untuk rasa sakit pada dada. Namun, hal ini cukup berbeda pada perempuan. Di lansir Mayo Clinic, kaum hawa lebih sering merasakan tanda-tanda yang di sebutkan di atas saat mereka sedang beristirahat. Misalnya saat tidur dan berbaring.

Bukan hanya itu, kondisi tersebut juga sering di picu oleh faktor psikologis. Ketika perempuan stres, tanda-tanda seperti sakit pada pundak, sesak napas, dan lain sebagainya lebih rentan untuk muncul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *