Lagi Hype Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya

Lagi Hype Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya

Lagi Hype Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya,Aset mata uang kripto atau cryptocurrency kian diminati masyarakat di berbagai penjuru dunia. Hal itu membuat nilai dari aset berisiko ini mengalami tren kenaikan.Bitcoin misalnya, pada awal Maret ini mengalami kenaikan kapitalisasi pasar. Nilainya tidak main-main, melampaui 1 triliun dolar AS.Sementara itu harga bitcoin saat ini berada di kisaran 57 ribu dolar AS atau sekitar Rp825,8 juta. Namun, kita tidak akan membahas soal harga dari bitcoin tersebut.

Mata uang kripto itu kerap dipertanyakan kehalalannya untuk diinvestasikan. Oleh karena itu green squalle akan mengulasnya.

SUPPORT WEB BY AGEN388 INDONESIA

1. Ada dua hukum terpisah yang berlaku bagi Bitcoin

Lagi Hype, Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya?

Dilansir dari muhammadiyah.or.id, lembaga fatwa Darul Ifta Al-Azhar Mesir merilis hasil kajian mereka pada 28 Desember 2017. Hasil kajian menyebut bahwa bitcoin berstatus haram secara syariat. Status haram itu menurut Darul Ifta muncul karena unsur gharar.Unsur gharar sendiri adalah istilah fikih yang mengindikasikan adanya keraguan, pertaruhan (spekulasi), dan ketidakjelasan yang mengarah merugikan salah satu pihak.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan catatan terhadap Bitcoin. MUI menyebut bahwa bitcoin memiliki dua hukum, yakni mubah dan haram. Mubah berlaku jika bitcoin dgunakan hanya sebagai alat tukar bagi dua pihak yang saling menerima. Sementara itu hukum haram jika bitcoin dgunakan sebagai investasi.Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadyah Fahmi Salim mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada fatwa khusus yang bisa djadkan pedoman dalam menyepakati hukum uang kripto. Menurutnya, para ulama tidak tergesa-gesa dalam memberi hukum terhadap komodti tersebut.

Namun secara pribadi ia menyebut bahwa hukum dari penggunaan mata uang kripto bergantung pada penggunaannya. “Teknologi ‘kripto’ ini sebetulnya adalah bebas nilai. Kalau dgunakan untuk melahirkan produk yang haram atau jasa yang haram, maka produknya haram. Kalau dgunakan untuk menghasilkan yang halal maka produknya bisa tetap halal,” paparnya.

2. Bitcoin halal di sejumlah negara

Lagi Hype, Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya?

Menurut Blossom Finance, bitcoin dhalalkan d sejumlah negara. Jerman misalnya, bitcoin dakui sebagai mata uang d bawah perlindungan hukum, sehingga memenuhi syarat sebagai uang dalam islam d Jerman.D Indonesia, bitcoin belum dakui sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, pemerintah telah mengakui bahwa produk kripto itu sebagai komodti berjangka. Menurut mereka, hukumnya pun sama dengan apa yang terjadi d Jerman. Bitcoin tetap legal untuk dperjual belikan sebagai aset layaknya emas dan perak.

Sebagai catatan, bitcoin bukan alat tukar, sehingga ketika kamu ingin membeli sesuatu maka harus dkonversi dalam bentuk rupiah.

3. Elon Musk izinkan beli produk Tesla menggunakan bitcoin

Lagi Hype, Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya?CEO Tesla, Elon Musk (www.instagram.com/@elonmusk)

Dberitakan sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk mengumumkan mobil listrik buatan perusahaannya kini sudah bisa dbeli menggunakan bitcoin. Hal itu dumumkan Musk d Twitternya pada Rabu (24/3/2021).

“Anda sekarang dapat membeli Tesla dengan Bitcoin,” tulis salah satu orang terkaya d dunia itu dalam rangkaian tweetnya.

Ia juga mengatakan Tesla hanya menggunakan perangkat lunak internal dan sumber terbuka dan mengoperasikan node Bitcoin secara langsung.

“Bitcoin yang dbayarkan ke Tesla akan dpertahankan sebagai Bitcoin, tidak dkonversi ke mata uang fiat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *