Jenis Kandungan untuk Obat Darah Tinggi

Jenis Kandungan untuk Obat Darah Tinggi

undefined6 Jenis Kandungan untuk Obat Darah Tinggi , Bagi sebagian pengidap hipertensi, konsumsi obat-obatan menjad bagian dari rencana perawatan untuk menurunkan tekanan darah. Obat antihipertensi, begitu obat tersebut dkenal, sebenarnya tidak menyembuhkan tekanan darah tinggi secara total, tetapi hanya membantu mengembalikan tekanan darah ke angka normal.Beberapa pengidap darah tinggi membutuhkan lebih dari satu jenis obat untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Pun, perlu waktu untuk menemukan obat dan dosis yang paling cocok. Berikut ini beberapa jenis obat darah tinggi yang bisa dpilih, yaitu:

1. Diuretik

IDN POKER APK

Duretik atau dsebut juga “pil air” adalah jenis obat darah tinggi yang sering drekomendasikan. Obat ini akan membantu ginjal untuk mengambil garam dan air dari tubuh. Ketika jumlah cairan dalam pembuluh darah berkurang, tekanan ddalamnya otomatis lebih rendah. Jenis obat duretik yang dapat dpilih, d antaranya:

  • Amiloride.
  • Bumetanide.
  • Chlorthalidone.
  • Chlorothiazide.
  • Furosemide.
  • Hydrochlorothiazide atau HCTZ.
  • Indapamide
  • Metolazone
  • Spironolakton
  • Triamterene.

2. Beta-Blocker

IDN POKER APK

Obat tekanan darah tinggi lain yang bisa dpilih adalah beta-blocker. Obat ini bekerja dengan memperlambat detak jantung dan menjaga jantung agar tidak bekerja terlalu keras. Hal ini tentu membuat darah mengalir melalui pembuluh darah lebih lancar. Contoh obat beta blocker, yaitu:

  • Acebutolol.
  • Atenolol.
  • Betaxolol.
  • Bisoprolol.
  • Carteolol.
  • Metoprolol.

3. Alfa Blocker

Selain Beta Blocker, ada juga obat jenis Alfa Blocker yang bekerja dengan menghentikan sinyal saraf sebelum saraf dapat memberitahu pembuluh darah untuk bekerja lebih kencang. Ketika sinyal saraf dhentikan, pembuluh darah tetap rileks, memberi darah lebih banyak ruang untuk bergerak dan menurunkan tekanan darah secara keseluruhan. Contoh obat-obatan alfa blocker meliputi:

  • Doxazosin.
  • Prazosin.
  • Terazosin.

4. ACE Inhibitor

http://green-squalle.net/

Angiotensin-converting enzyme inhibitor (ACE inhibitor) adalah jenis obat hipertensi yang berfungsi mencegah tubuh membuat hormon yang memerintahkan pembuluh darah bekerja lebih kencang. Dengan begitu, pembuluh darah tetap lebih terbuka. Beberapa jenis obat ACE Inhibitor, yaitu:

  • Benazepril.
  • Captopril.
  • Enalapril.
  • Fosinopril.
  • Lisinopril.
  • Moexipril.
  • Perindopril.
  • Quinapril.
  • Ramipril.
  • Trandolapril. 

5. ARB

Angiotensin II Receptor Blockers atau ARB sebenarnya memiliki fungsi yang mirip dengan ACE Inhibitor, yaitu menghentikan hormon. Bedanya, ARB bekerja untuk mencegah hormon menempel pada otot-otot d sekitar pembuluh darah. Contoh obat-obatan ARB, yaitu:

  • Candesartan.
  • Eprosartan.
  • Irbesartan.
  • Losartan.
  • Telmisartan.
  • Valsartan.

6. CCBs Blocker

CCBs Blocker bekerja dengan menghambat kalsium untuk masuk ke sel-sel otot tertentu d jantung dan pembuluh darah. Contoh obat yang berfungsi sebagai CCBs Blocker adalah:

  • Amlodipine (Norvasc).
  • Bepridil (Vasocor).
  • Diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac).
  • Felodipine (Plendil).
  • Isradipine (DynaCirc).
  • Nicardipine (Cardene).
  • Nifedipine (Adalat, Procardia).
  • Nisoldpine (Sular).
  • Verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan) Agonis Tengah.3

http://green-squalle.net/

Jenis Kandungan untuk Obat Darah Tinggi,Lakukan pengecekan tekanan darah secara berkala dan selalu dskusikan dengan dokter kondsi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Nantinya, dokter akan meresepkan obat hipertensi sesuai dengan kebutuhan. Agar lebih mudah, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk tanya jawab dengan dokter kapan saja atau membeli obat hipertensi melalui layanan pharmacy delivery.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *