Erick Thohir Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali

Erick Thohir Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali

Erick Thohir Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali Hanya Rp200 Ribu,Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan bahwa penggunaan mobil listrik jauh lebih hemat daripada mobil konvensional yang mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Support By AGEN388 INDONESIA

http://green-squalle.net/

Erick menjelaskan perjalanan dari Jakarta ke Bali menggunakan mobil listrik bisa lebih murah sekitar Rp900 ribu dibandingkan menggunakan mobil konvensional, di mana biaya BBM yang perlu dikeluarkan mencapai Rp1,1 juta.

“Mobil listrik memiliki banyak manfaat selain manfaat ekonomi karena mobil listrik,” kata dia melalui akun instagramnya, dikutip Senin (3/1/2021).

1. Indonesia diklaim siap menjadi pemain utama industri mobil listrik

Erick Thohir: Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali Hanya Rp200 Ribu! Mobil listrik yang menjadi kendaraan dnas Menhub Budi Karya (Dok. BKIP Kemenhub)

Erick mengungkapkan drinya sudah mencoba mengendarai mobil listrik dan melakukan pengecekan sejumlah fasilitas stasiun pengisian mobil listrik atau charging station d Bali. Erick menegaskan kesiapan Indonesia untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik.

“Mobil listrik ini sudah dcoba oleh tim PLN dari Jakarta ke Bali, yang apabila dengan BBM ongkosnya adalah Rp1,1 juta, maka dengan mobil listrik hanya Rp200 ribu. Hal ini tentunya sangat menghemat terutama d saat pandemik seperti ini,” tegasnya.

2. Indonesia impor 1,5 juta barrel per hari

Erick Thohir: Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali Hanya Rp200 Ribu! 

ia mengatakan Indonesia impor 1,5 juta barrel per hari untuk BBM atau setara 200 triliun per tahun. Untuk itu, menurut Erick, mobil listrik ini juga menjadi solusi dalam upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional.

“Mobil listrik adalah solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri,”katanya.

3. Mobil listrik sesuai misi pemerintah untuk mendorong ekonomi

Erick Thohir: Pakai Mobil Listrik Jakarta ke Bali Hanya Rp200 Ribu! stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) (Dok. Kementerian ESDM)

Erick menjelaskan bahwa mobil listrik punya banyak manfaat, tak hanya manfaat bagi ekonomi melainkan manfaat bagi lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Mobil listrik lebih ramah lingkungan. Emisi yang dhasilkan lebih rendah dbandng kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, sehingga akan mengurangi polusi udara dan juga polusi suara. Bahkan PLN memberikan dskon 30 persen untuk isi
daya dmalam hari,” ujarnya.

Hal ini sudah sesuai dengan perintah Menteri BUMN itu ke PLN sejak awal agar memperbaiki layanan kepada masyarakat dan juga merubah strategi usahanya sesuai dengan pola kehidupan masyarakat karena pandemik COVID-19 , yaitu agar PLN terus mengantisipasi pengembangan mobil listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *