7 Tips Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Cerdas

7 Tips Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Cerdas

4 Langkah Untuk Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga – DPPKBPMD Bantul

7 Tips Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Cerdas,Tips keuangan keluarga akan berbeda-beda sesuai dengan besaran pendapatan dan pengeluaran dari masing-masing keluarga. Misalnya, keluarga yang memiliki 2 sumber pendapatan (suami dan istri) tentu lebih leluasa dalam mengalokasikan pengeluaran dan tabungan. Namun, bukan berarti keluarga dengan 1 sumber pendapatan terbatasi dalam memaksimalkan keuangannya. Sebesar apapun gaji atau pendapatan, kunci kesejahteraan keluarga terletak pada cara mengatur keuangan keluarga yang tepat.

Cara mengatur keuangan keluarga, mulai dari mana?

1. Jangan pernah skip hitung seluruh pendapatan bulanan

Trik Jitu Mengalokasi dan Mengatur Keuangan Bulanan dari Pendapatan Anda

IDN POKER APK

Sebelum mengetahui cara mengatur keuangan keluarga secara tepat, kamu harus mengukur kemampuan keuangan terlebih dahulu. Hitung seluruh pendapatan bulanan yang diperoleh dari gaji atau usaha yang dijalankan. Angka yang diperoleh sangat penting untuk menetapkan alokasi dana untuk setiap detail kebutuhan keluarga. Jangan sampai besar pasak daripada tiang atau pengeluaran lebih besar dari pendapatan.

2. Siapkan rencana belanja bulanan dari bulan sebelumnya

Siap Punya Anak, Ini 4 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga!

IDN POKER APK

Agar pengeluaran keluarga terkontrol dengan baik sebaiknya kamu membuat rencana belanja bulanan dan menyiapkannya dari bulan sebelumnya. Pisahkan anggaran keuangan untuk kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Kebutuhan primer dalam sebuah keluarga terutama adalah makan, transportasi, biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) anak di sekolah, tabungan, asuransi, cicilan rumah, cicilan mobil, tagihan listrik, air dan telepon.

Lalu anggaran pengeluaran keluarga yang bisa dimasukkan dalam kebutuhan sekunder di antaranya adalah belanja baju baru, makan di restoran, nonton film di bioskop dan nonton konser musik. Sedangkan kebutuhan tersier keluarga di antaranya adalah liburan ke luar negeri, membeli perhiasan baru, membeli produk branded, membeli furnitur mahal dan membeli mobil mewah.

Setelah semua daftar belanja terkumpul, susun daftar belanja sesuai dengan skala prioritas dari yang tertinggi hingga yang terendah. Kebutuhan primer harus mendapatkan prioritas tertinggi untuk dipenuhi. Sedangkan kebutuhan tersier mendapatkan prioritas terendah dan hanya bisa dipenuhi ketika seluruh kebutuhan primer dan sekunder telah terpenuhi.

3. Buat rumus anggaran untuk pos pengeluaran

2 Formula Ampuh Mengatur Gaji Bulanan agar Tidak Boros | Easy 6

http://green-squalle.net/

Setelah rencana belanja dsusun dengan menyisakan kebutuhan-kebutuhan prioritas utama yang harus dpenuhi dalam sebulan, maka kamu sudah bisa menetapkan anggaran dari setiap detail kebutuhan keluarga. Rencana anggaran pengeluaran tidak boleh melebihi kemampuan atau pendapatan keluarga dalam sebulan.

Pada prinsipnya, seluruh pendapatan harus dhabiskan atau dmasukkan dalam anggaran pengeluaran. Asalkan, alokasi anggaran dberikan pada pos pengeluaran yang tepat. Menghabiskan anggaran belanja bukan berarti sisa dana yang tersedia dbelanjakan ke mal sampai habis, tapi bisa dmasukkan ke tabungan atau investasi.

Ada cara mengatur manajemen keuangan keluarga yang bisa dilakukan dengan rumus sederhana, yakni 50 – 30 – 10 – 10. Dengan rumus tersebut, 50% dari total pendapatan keluarga akan dpergunakan untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup.

Sedangkan 30% pendapatan keluarga dpergunakan untuk membayar berbagai cicilan utang. Lalu 10% pendapatan dalokasikan untuk tabungan dan investasi. Sisanya 10% pendapatan untuk kebutuhan dana sosial.

4. Evaluasi pengeluaran bulanan sesuai budget

http://green-squalle.net/

Lakukanlah evaluasi pengeluaran bulanan agar sesuai dengan budget yang telah dtetapkan sebelumnya. Sisir setiap pos pengeluaran jika belanja bulanan melebihi budget yang drencanakan. Carilah solusi agar pembengkakan biaya tidak terjadi lagi dbulan berikutnya.

Salah satunya dengan melakukan substitusi dengan produk atau jasa sejenis yang harganya lebih murah. Sebagai contoh, jika harga daging sapi segar tengah naik, kamu bisa membeli daging sapi beku yang harganya lebih murah. Dengan demikian, kamu bisa tetap memenuhi kebutuhan protein bagi keluarga dengan biaya yang lebih hemat.

5. Kurangi belanja konsumtif dan hindari utang

Solusi Mudah Budgeting dan Mencatat Pengeluaran Bagi yang Kesulitan atau  Pemalas

http://green-squalle.net/

Salah satu cara mengatur keuangan keluarga dmulai ketika kamu bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Kadangkala orang berbelanja hanya karena tergiur dengan iming-iming dskon d mal. Padahal barang-barang yang dbeli sebenarnya tidak benar-benar dbutuhkan.

Dalam berbelanja suatu produk juga jangan sampai hanya ddorong oleh gengsi agar terlihat gaya d mata tetangga atau teman-teman d kantor. Belanjakanlah uang sesuai kebutuhan bukan semata-mata menuruti keinginan. Apalagi sampai berutang dengan membeli barang yang dinginkan. Sebaiknya hindari utang tambahan agar keuangan keluarga tetap terkendali.

Jika semua keinginan untuk berbelanja dikuti tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan prioritasnya, uang yang kamu miliki mungkin tidak akan cukup untuk menghidupi keluarga hingga akhir bulan.

6. Alokasikan bonus dan pendapatan tambahan untuk menabung dan berinvestasi

http://green-squalle.net/

Selain gaji bulanan, kamu mungkin mendapatkan bonus dan pendapatan tambahan. Sisihkan uang bonus dan pendapatan tambahan yang dperoleh ke dalam tabungan atau produk investasi.

Untuk investasi, kamu bisa menanamkan uangnya dbeberapa instrumen investasi seperti deposito, reksadana pendapatan tetap atau emas. Instrumen investasi tersebut cukup likuid sehingga memudahkan kamu untuk mencairkannya saat ada kebutuhan mendesak. Risiko investasinya juga relatif rendah namun tetap bisa memberikan pertumbuhan nilai yang lumayan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *