Mahasiswa di Afrika Selatan Demo Tuntut Pendidikan Gratis

Mahasiswa di Afrika Selatan Demo Tuntut Pendidikan Gratis

Mahasiswa di Afrika Selatan Demo Tuntut Pendidikan Gratis

Mahasiswa di Afrika Selatan Demo Tuntut Pendidikan Gratis – Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi yang terdiri dari sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah Universitas.

Para Mahasiswa dari berbagai kampus di Afrika Selatan melangsung demonstrasi pada Senin (15/03/2021). Aksi protes dari mahasiswa ini untuk menuntut kepada pemerintah setempat agar menggratiskan biaya pendidikan di universitas.

Bahkan para mahasiswa juga meminta agar seluruh universitas negeri di Afrika Selatan untuk tutup sementara waktu. Selain itu, terjadi kerusuhan usai aparat kepolisian berusaha membubarkan mahasiswa yang Withdraw Club388 turun ke jalan.

1. Menuntut penggratisan biaya pendidikan di Afrika Selatan

Pada Senin (15/03/2021) mahasiswa dari berbagai universitas di Afrika Selatan melangsungkan aksi demonstrasi di kota Johannesburg dan Pretoria. Aksi ini dipicu pihak kampus yang menghentikan pendaftaran mahasiswa yang belum membayar biaya kuliah dan kemudian mahasiswa menuntut penggratisan biaya pendidikan di negaranya.

Para mahasiswa melakukan protes dengan membakar ban di luar Universitas Afrika Selatan kampus Sunnyside di ibukota Pretoria. Sementara mahasiswa Universitas Wits, Johannesburg melakukan aksi protes di jalan Braamfontein yang tak jauh dari lokasi kampus dan memaksa seluruh kegiatan usaha untuk tutup, dilansir dari Anadolu Agency.

2. Menutup seluruh kampus negeri di Afrika Selatan

Melaporkan dari Bloomberg, mahasiswa Afrika Selatan juga berencana untuk menutup 26 universitas negeri di seluruh negara. Bahkan mereka tidak akan berhenti demonstrasi hingga pemerintah menyetujui permintaan mahasiswa untuk menggratiskan biaya registrasi di tahun akademik 2021.

Selain itu, mahasiswa yang terikat dalam Persatuan Mahasiswa Afrika Selatan juga meminta penghapusan utang sebesar 13 miliar rand atau 874 juta dolar dan mengalokasikan dana dari NSFAS untuk mahasiswa baru. Bahkan mereka juga meminta agar pemerintah memberikan laptop mengingat kini program kampus berjalan daring.

Bahkan dikabarkan jika gelombang demonstrasi mahasiswa di Afrika Selatan masih akan berlangsung pada hari Selasa menyusul belum adanya kesepakatan antara kedua pihak, dilansir dari News24.

3. Turunnya bantuan biaya pendidikan tinggi di Afrika Selatan

Menanggapi hal ini Menteri Pendidikan Tinggi Blade Nzimande mengatakan bahwa Departemen Pendidikan Tinggi di Afrika Selatan masih belum bisa menghapuskan seluruh hutang dan menggratiskan biaya kuliah.

Sebelumnya Menteri Keuangan Tito Mboweni hanya mengalokasikan 37,3 miliar rand ke NSFAS di tahun 2021-2022 dalam rencana keuangan bulan lalu. Hal itu menunjukkan bahwa alokasi hanya naik sebesar 1,7 persen, sementara inflasi pendidikan tinggi mencapai 4,7 persen. Bahkan bantuan dana untuk institusi pendidikan tinggi akan dipangkas 8 juta rand dalam tiga tahun kedepan untuk dialokasikan demi mengurangi defisit fiskal dan memperlambat pertumbuhan hutang tanpa meningkatkan pajak.

Upaya demonstrasi ini bertujuan untuk meratakan akses pendidikan bagi seluruh warga negara. Para mahasiswa melihat sekitar 41,8 persen penduduk Afrika Selatan berusia 15-34 tahun tidak bekerja. Dan tidak berpendidikan, sehingga satu-satunya akses keluar dari kemiskinan adalah dengan penyamarataan pendidikan, dikutip dari Bloomberg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *