Beruang Kutub Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia

Beruang Kutub Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia

Beruang Kutub Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia

Beruang Kutub Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia – Beruang Kutub atau beruang es atau dalam nama ilmiahnya Ursus maritimus adalah mamalia besar dalam aturan marga keluarga biologi Ursidae. Dia termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya.

Beruang kutub adalah salah satu hewan yang dijadikan spirit animal bagi poker deposit pulsa 10rb tanpa potongan banyak orang. Well, bukan benar-benar seperti suku Indian, tapi bisa dikatakan sebagai hewan favorit. Gak heran sih, penampilannya lucu dan menggemaskan, saat masih kecil. Begitu sudah besar, sangat anggun dan elegan. Namun, kebayang gak sih, kalau hewan selucu ini akhirnya harus jadi kanibal karena ulah manusia? Ya, ini terjadi, karena berdasarkan pemantauan para ilmuwan di Kutub Utara, tempat-tempat yang biasa menjadi lokasi perburuan makanan mereka sering dilewati oleh kapal-kapal pengangkut minyak bumi dan dipenuhi limbahnya.

Di lain sisi, semakin mencairnya es di kutub, menjadikan anjing laut susah untuk mereka raih. Karena mereka kekurangan sumber makanan, mereka ‘terpaksa’ memangsa satu sama lain. Para ilmuwan mengabarkan bahwa hewan-hewan ini saling berbalik makan sesama spesiesnya  karena persediaan makanan mereka langka. Yang menjadi sering terlihat adalah pejantan besar menyerang betina dan anaknya karena mereka sasaran empuk. Sementara itu, para ibu memakan bayinya. Miris ya!

1. Beruang kutub atau beruang es adalah beruang terbesar di dunia, beruang jantan sendiri memiliki berat lebih dari setengah ton dengan panjang mencapai 2,6 meter

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

2. Anak beruang kutub yang baru lahir saja memiliki berat yang hampir sama dengan tikus Belanda/guinea pig (0,7-1,2 kg)

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

3. Beruang kutub adalah hewan yang suka berpindah tempat atau nomaden, wilayah jelajahannya saja bisa di bilang terbesar dari seluruh mamalia darat yang ada

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

4. Beruang kutub pernah di dokumentasikan melakukan patroli wilayah yang membentang sekitar 100 ribu km persegi!

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

5. Induk beruang kutub memproduksi susu terkaya dengan kandungan lemak sebesar 48,4 persen atau setara dengan double cream

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

6. Untuk menghasilkan susu tersebut, induk beruang kutub perlu mengonsumsi banyak makanan kaya lemak, bahkan bisa di bilang kandungan tersebut terbanyak dari kerajaan hewan

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

7. Namun, di lansir dari NASA, es laut di Samudra Arktik terus berkurang hingga pada 2018 hanya sekitar 1,63 juta km persegi dan membuat beruang kutub harus berenang lebih jauh

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

8. Secara mengejutkan, beruang kutub bisa berenang sejauh 685 km dalam sekali jalan!

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

Jarak tersebut setara dengan 20 perjalanan melintasi Selat Inggris. itu jauh banget, loh!

9. Kesadaran masyarakat perlu di tingkatkan untuk mengatasi akar penyebab perubahan iklim, mengurangi perburuan liar, dan mengelola interaksi beruang kutub dengan manusia

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

10. Masih banyak hal yang perlu di lakukan untuk menyelamatkan beruang kutub, namun kolaborasi lintas negara yang belum pernah terjadi sebelumnya bisa jadi langkah yang sangat positif

Mulai Menjadi Kanibal karena Ulah Manusia, Ini 10 Fakta Beruang Kutub

Itu tadi fakta-fakta unik seputar beruang kutub yang belum banyak di ketahui orang. Dengan mengetahui berita ini dan menyebarkan kepada orang lain sudah cukup berkontribusi untuk menyelamatkan mereka, lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *